Jujur … apa Jujur …?


Menjadi seorang pendengar yang baik merupakan salah satu sikap yang baik. Namun adakalanya menjadi pendengar saja menjadikan kita berada pada posisi yang tidak (baca:kurang) diperhitungkan dalam lingkungan dimana kita berada. Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan untuk menyikapi apa yang sedang terjadi pada diri atau lingkungan di sekitar kita? Apakah kita harus berani mengatakan tidak setuju ataupun setuju tentang hal yang terjadi tersebut? Apakah perlu kita memberikan alasan ataukah sanggahan? Apakah … ?

Ah … ternyata hendak bersikap saja terkadang kita harus banyak bertanya, berfikir, dan memperhitungkan banyak hal. Tetapi itulah dinamika kehidupan di dunia yang nyata terjadi. Bahkan untuk bersikap jujur pun terkadang orang harus berfikir, apakan kejujuran itu akan mengakibatkan masalah pada diri sendiri atau bahkan orang lain.

Nah lho … kalau mau bersikap jujur saja harus banyak pertimbangan, maka yang terjadi kemungkinan besar akan sebaliknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s